Minggu, 28 Oktober 2012

Tak Hanya Waktu yang Terus Berjalan


Telah menjadi kebisaan para ulama terdahulu, ketika mereka diajak untuk berbincang-bincang yang tak perlu, atau ajakan-ajakan iseng yang hanya menghabiskan waktu, mereka mengatakan, “auqifisy syamsa”, hentikan dahulu (peredaran) matahari! Yakni jika waktu bisa dihentikan perputarannya, barulah mereka sudi melayani hal-hal yang tak berguna. Realitanya, waktu terus berjalan,  menggerus umur manusia. Waktu akan habis dengan sendirinya, seberapapun manusia memanfaatkannya. Untung ruginya manusia, tergantung bagaimana ia mengisi waktunya.
Seperti dikatakan, “waktu seumpama pedang, jika kamu tak cakap menggunakannya, pedang itu akan menebas dirimu sendiri.” Jika waktu tidak digunakan untuk hal-hal yang bemanfaat dan bernilai taat, maka waktu menyediakan peluang untuk kemaksiatan dan hal-hal yang merugikan. Karena itulah Allah bersumpah dengan waktu, “wal  ‘ashr”, demi masa, lalu dilanjutkan dengan ‘innal insaana lafii khusrin’, sesungguhnya manusia itu berada dalam kerugian dan seterusnya. Karena manusia bisa rugi karena salah menggunakan waktu, dan bisa beruntung ketika bisa memanfaatkannya.
Pikiran Juga Terus Berjalan
Tak hanya waktu yang memiliki tabiat terus berjalan.  Pikiran manusia pun demikian. Tak ada pikiran yang stagnan atau diam saat terjaga. Ia pasti menjelajah, mengembara atau memikirkan hal-hal yang disengaja maupun tidak. Jika kita secara sadar  tidak menggunakan pikiran kita untuk memikirkan keagungan penciptaan Allah, merenungkan ayat-ayat Qur’aniyah, merencanakan hal-hal yang bisa mendatangkan maslahat dunia dan akhirat, menghafal dan menganalisa ilmu-ilmu yang bermanfaat dan semisalnya, maka pikiran tetap saja ‘bergentayangan.’ Secara reflek akan hadir lintasan-lintasan pikiran. Apakah berupa lamunan dan khayalan, atau bisa jadi berupa cetusan ide buruk yang besar kemungkinan dibisikkan oleh setan. Karena Allah berfirman,
“Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu setan-setan (dari jenis) manusia dan (jenis) jin, sebahagian mereka membisikkan kepada sebahagian yang lain perkataan-perkataan (ide) yang indah-indah untuk menipu (manusia).” (QS. al-An’am: 112)
Padahal, bermula dari cetusan dan lintasan pikiranlah manusia bergerak dan berbuat. Jika yang terlintas dalam pikiran adalah suatu kebaikan, keutamaan, kemanfaatan, maka hasilnya adalah perbuatan yang mendatangkan kemaslahatan, begitupun sebaliknya. Karenanya, ulama klasik Abul Wafa Ali Ibnu Uqail, penulis kitab al-Funuun selalu mengarahkan pikirannya kepada hal-hal yang bermanfaat. Beliau mengatakan,  “Sesungguhnya aku tak ingin membiarkan diriku membuang-buang waktu meski hanya sesaat dalam hidupku. Sampai-sampai apabila lidahku berhenti berdzikir atau berdiskusi, pandangan mataku juga berhenti membaca, segera aku mengaktifkan pikiranku kala beristirahat sambil berbaring. Ketika aku bangkit, pasti sudah terlintas sesuatu yang akan kutulis.” (Al-Muntazham,  Ibnu al-Jauzi)
Betapa pentingnya berpikir positif, hingga banyak sekali ayat-ayat al-Qur’an yang menganjurkan kita untuk menggunakan pikiran untuk hal yang bermanfaat. Dan banyak pula ayat yang berupa teguran, peringatan atau bahkan celaan bagi orang yang tidak memanfaatkan pikirannya. Baik dengan kalimat “afalaa ta’qiluun…afalaa tatafakkaruun…afalaa tubshiruun” dan semisalnya.
Potensi Lain yang Tak Kenal Diam
Potensi lain pada manusia yang sulit untuk diam adalah aktivitas jasad. Selagi ia masih hidup, sekecil apapun gerakan, pasti ia akan beraktivitas. Dan gerakan-gerakan itulah yang mengejawantahkan gagasan pikiran, atau ungkapan hati dan perasaan. Dari mulai kerlingan mata, sentuhan tangan, langkah kaki, ucapan lisan dan anggota tubuh yang lain akan terus bergerak. Ada aktivitas yang mendatangkan faedah, ada yang sekedar iseng, dan adapula bahkan aktivitas yang merugikan diri sendiri. Cukuplah manusia dikatakan rugi jika dia tidak sedang bergerak untuk sesuatu yang mendatangkan manfaat untuk dirinya. Dan kelak, masing-masing anggota badan akan dimintai pertanggungjawaban di sisi Allah, dan masing-masing akan menjadi saksi atas apa yang telah manusia perbuat di dunia. Allah berfirman,
الْيَوْمَ نَخْتِمُ عَلَى أَفْوَاهِهِمْ وَتُكَلِّمُنَا أَيْدِيهِمْ وَتَشْهَدُ أَرْجُلُهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ
“Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; dan berkatalah kepada Kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan.” (QS. Yaasin: 65)
Ada lagi potensi manusia yang tak pernah berhenti beraktivitas, yakni nafsu. Karakter nafsu itu ‘anfasa’, selalu berhembus.Ia tak pernah netral atau diam. Jika akal sehat yang dibimbing oleh wahyu mengendalikannya, maka ia akan takluk mengikuti hembusan menuju ketaatan. Namun jika tidak dikendalikan, nafsu akan mencari arah sendiri yang sesuai dengan tabiat asalnya, yakni, “inna an-nafsa la-ammaaratun bis suu’, sesungguhnya nafsu itu cenderung kepada keburukan. Atau nafsu akan diperalat oleh setan, karena nafsu adalah ‘mathiyyatusy syaithan’, kendaraan setan untuk masuk ke dalam hati manusia dan mengobrak-abrik kekayaan iman di dalamnya.
Maka benarlah ungkapan, “nafsu itu jika Anda tidak menyibukkan ia dengan kebaikan, maka nafsu akan menyibukkan Anda dengan kemaksiatan.”
Maka, kata kunci bagi kesuksesan manusia dalam hal ilmu, kemampuan, kebahagiaan dunia maupun akhirat tergantung bagaimana menggunakan segala potensi yang terus berjalan dan tak kenal diam. Perolehan akhirnya sepadan dengan usahanya dalam memanfaatkan waktu, mengerahkan pikiran, memberdayakan tenaga dan bagaimana kegigihannya dalam mengendalikan nafsu yang terus aktif bergerak. Semoga Allah memasukkan kita ke dalam golongan orang-orang yang beruntung, aamiin.[] (Abu Umar Abdillah)

Kenapa Cewek Kudu Sholihah?








Kebanyakan cewek pasti pada pernah dengar nasehat atau doa dari ortu ataupun ustadz, untuk jadi cewek yang sholihah. Tapi pernah nggak kita mikir, kenapa ya yang diharapkan dari kita, rata- rata semuanya begitu. Semoga yang dibawah ini bisa jadi sedikit jawaban buat kita,

Alasan pertama, karena cewek itu istimewa dan indah. Karena itulah, jangan jadi tersangka dari pengrusak hidup kamu sendiri. Asal tahu aja, kebebasan yang banyak di koar- koarkan buat cewek itu sebenarnya dan ternyata cuman omong kosong. Kebebasan itu mereka artikan nggak lebih dengan bebas tanpa ada aturan yang mengikat. Padahal nyatanya, hidup memang kudu pake aturan, friend.Kebebasan nggak lebih cuma sekedar topeng yang ada tanggal kadaluarsanya. Saat topeng itu kebuka, yang ada bukan lagi hal- hal yang menyenangkan kita, namun justru merendahkan kita serendah-rendahnya. Nggak percaya? perhatikan aja berapa banyak cewek yang jadi korban pelecehan yang kemudian masa depannya suram gara- gara diawalnya mereka menuntut kebebasan dalam bergaul, berpakaian, dll. So, indahkan dan istimewakan diri kamu dengan menjadi wanita sholihah yang berarti juga pandai menghargai diri sendiri.

Alasan kedua, karena kita sebagai cewek udah dikasihwarning sama Rasulullah SAW, kalo kebanyakan penghuni neraka adalah dari golongan wanita. Rasulullah SAW bersabda "aku diperlihatkan neraka ternyata kebanyakan penghuninya adalah wanita karena mereka kufur, ditanyakan : apakah mereka kufur kepada Allah ? Nabi menjawab : mereka ( isteri ) kufur kepada suami dan kufur terhadap kebaikan - kebaikan suami. Seandainya engkau berbuat kebaikan kepada salah satu mereka selama satu tahun kemudian dia melihat sesuatu (kejelekan) darimu, maka dia berkata : aku tidak melihat kebaikan darimu sama sekali."(HR Bukhori).

Cewek yang sholihah, pastinya juga cerdas dengan peringatan semacam ini. Secara, Nabi Muhammad SAW sendiri gitu yang sudah mensabdakan, masak iya kita masih nggak percaya. Saat kamu memutuskan untuk menjadi sholihah, kamu juga bakal mensetting pikiran kamu bahwa belajar tentang Islam itu penting. Selain itu kamu juga akan menyadari kalau kenikmatan dunia bukanlah segalanya. Berat memang, apalagi udah pada tahu pasti kalau yang paling hobi belanja adalah cewek, yang hobi dandan dengan segala pernak- pernik dan koleksinya juga adalah cewek, yang kebanyakan cinta dunia itu, biasanya cewek.
Alasan ketiga, karena cuma wanita sholihah yang bakal hidunya tenang dan damai. Selain itu, cuma cewek sholihah yang bisa mendamaikan dan menenangkan sekitarnya. Bayangin aja friend, ketika kita berada pada keadaan yang serba ribet, eh tiba- tiba datang seseorang yang kemudian mampu memberi pencerahan kepada kita dan membantu kita keluar dari masalah, apa nggak asyik tuch?. Dan udah kodratnya dari sana, kalau hanya cewek sholihah yang akan punya kelembutan jiwa, kelapangan hati dan pemahaman yang mendalam seperti itu.
Apalagi friend, kalo nanti saatnya tiba, yaitu di hari kamu akan mendapatkan pasangan alias suami, maka yang akan mendamaikan dan membahagiakan mereka bukanlah hanya masalah kecantikan, harta, dan dari status sosial alias keturunan mana kamu berasal. Tapi yang membahagiakan adalah kesholehan dan hati kita yang selalu terpaut dengan Allah lewat dalamnya keilmuan islam yang kita punya. Ini persis banget dengan yang disabdakan Nabi Muhammad SAW,

“Wanita itu dinikahi karena 4 perkara. Karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan karena agamanya. Pilihlah wanita yang memiliki agama, engkau akan bahagia.”(HR. Bukhari dan Muslim)

Cewek yang sholihah pasti akan berusaha menjaga apa yang dimiliki suaminya sebagai amanah yang benar- benar kudu di pegang. Dia akan takut kepada Allah, no matter suaminya melihat atau nggak. Dari sanalah akhirnya  para suami akan selalu merasa tenang dan percaya. Wajarlah, karena didunia ini siapa yang mau hidup serumah dengan seseorang yang akhirnya akan jadi musuh yang mengkhianatinya?
Alasan Keempat, karena dengan menjadi sholihah itu, kita akan mudah berbahagia.
Friend, siapa sih di dunia ini yang mau hidup dalam kesedihan? jawabannya pastilah nggak ada. Dan saat kamu memutuskan untuk Cut off segala keburukan dan menggantinya dengan ketaatan kepada Allah SWT, otomatis pikiran dan jiwa kamu juga akan mengikuti untuk tunduk kepadaNya. Semua yang kamu hadapi akan terasa gampang dan kecil banget, karena hati kamu selalu terpaut kepada Allah, sang maha penolong. Hal ini pastinya berbanding terbalik dengan mereka, para cewek- cewek yang cuma seneng hura- hura dan membuang- buang umur plusmembiarkan diri mereka kosong dari ketakwaan. Rasanya hidup bakal terasa semrawut dan ribet banget, karena mereka nggak punya sandaran yang jelas, saat mereka dapat cobaan.
Jadi...kalau masih ada yang bertanya, tentang kenapa jadi cewek kudu sholihah? jawabannya karena pastinya akan ada seribu satu alasan kebaikan yang lain yang hanya bisa didapat saat kita menjadi cewek yang sholihah. Dan sudah menjadi kepastian juga kalau hanya wanita atau cewek yang baik, yang akan punya kehidupan yang baik, jodoh yang baik, lingkungan yang baik dan akhirnya surga yang terbaik pula. Bukannya itu memang yang diinginkan setiap orang, yaitu selalu dapat kebaikan, diperlakukan dengan baik, dan berakhir hidupnya dalam kebaikan?.
So, masih nggak mau jadi cewek sholihah?

Grafik Komputer & Pengolahan Citra


Tugas membuat garis harizontal, vertikal dan diagonal menggunakan OpenGL.

     OpenGL adalah suatu perangkat pembuat grafis standard yang digunakan untuk keperluan – keperluan pemrograman grafis. OpenGL bersifat opensource, multi-platform dan multi language. Saat ini semua bahasa pemrograman mendukung OpenGL. Dan OpenGL bisa bekerja dalam lingkungan Windows, Unix, SGI, Linux, freeBSD . Library dasar dari OpenGL adalah GLUT, dengan fasilitas yang bisa dikembangkan. Untuk OS Windows,library ini terdiri dari 3 files yaitu :

  1.  Glut.h
  2. Glut32.lib
  3. Glut32.dll
Pertama yang harus dilakukan, perlengkapannya sebagai berikut :
  • Dev C++ (pastikan komputer anda sudah terinstal aplikasi ini.
  •  Header glut (header yang digunakan untuk OpenGL)
Apabila komputer anda tidak terinstal Dev C++ anda harus mendownloadnya terlebih dahulu ,lalu instal Dev C++ sama halnya dengan menginstal aplikasi lainnya. Lalu untuk membuat file OpenGL anda harus memiliki Headernya dan untuk menginstal header OpenGL berikut adalah langkahnya :

  • Masuk kedalam Dev C++
  • Klik menu tools >> Pilih Package manager seperti gambar di bawah :    













  • Klik Install seperti gambar di bawah : 



















Kemudian setelah selesai menginstal Dev c++ dan header openGL, langkah selanjutnya kita akan membuat garis vertikal, harizontal dan diagonal,  adapun cara membuat file baru adalah :
  • Klik menu File kemudian  Pilih New > Project .
pilih tag Multimedia  lalu klik OpenGL dan beri nama Project.





Membuat garis Vertikal
Codingan membuat garis vertikal :









Jika sudah selesai memasukkan codingannya meka jalankan file dengan mengcompile  menekan tombol F9 , jika tidak terdapat error maka program langsung berjalan dan menghasilkan output seperti gambar  dibawah ini:




Membuat garis Horizontal

 codingan membuat garis harizontal :





Jika sudah selesai memasukkan codingannya meka jalankan file dengan mengcompile  menekan tombol F9 , jika tidak terdapat error maka program langsung berjalan dan menghasilkan output seperti gambar  dibawah ini:







Membuat garis Diagonal

 Codingan membuat garis diagonal :




Jika sudah selesai memasukkan codingannya meka jalankan file dengan mengcompile  menekan tombol F9 , jika tidak terdapat error maka program langsung berjalan dan menghasilkan output seperti gambar  dibawah ini:















Nama : Jamaludin
NPM   : 13110711
kelas  : 3ka32